Kondisi sehat dan bugar, dijelaskan oleh Dr. Samuel Oetoro, Sp.GK, MS, sebagai kondisi yang tidak memberi kelelahan berarti saat bekerja. "Idealnya, setiap orang mesti sehat, bugar, dan awet muda agar terhindar dari penyakit. Kalau keadaan ini tidak dijaga, akan cepat loyo. Pulang ke rumah juga Sudah loyo. Di situlah pentingnya aspek sehat dan bugar," Ujar Dr. Samuel Oetoro, Sp.GK, MS
Penyakit seperti diabetes maupun serangan jantung dapat dihindari bila kondisi tubuh selalu sehat dan bugar. Serangan jantung dapat dicegah, karena kondisi sehat, pembuluh darah juga sehat. Pembuluh darah sehat ditandai dengan kondisi licin seperti ketika baru lahir.
![]() |
| Ilustrasi Sehat Dan Bugar ( Foto |
Pembuluh darah yang tetap licin membuat lemak dan kolesterol tidak akan melekat pada dindingnya. Sayangnya, semakin tua, dindingi pembuluh darah biasanya ditimbuni lemak akibat pola makan tidak sehat. Sering mengasup makanan tinggi lemak berbahaya misalnya.
Karena itu, pola makan dan pola hidup sehat harus dijaga agar lemak dan kolesterol tidak menumpuk serta melekat pada dindingi pembuluh darah.
TANGKAL RADIKAL BEBAS
Selain pola makan, pelekatan lemak dan kolesterol tersebut karena ada serangan radikal bebas. Pertama kali, radikal bebas merusak dinding pembuluh darah. Saat dinding pembuluh darah rusak dan terjadi perlukaan, kolesterol pun melekat.
Radikal bebas adalah atom yang bersifat jahat. Atom bisa terlepas dan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti lingkungan dan rokok.
Radikal bebas dapat diperoleh dari metabolisme tubuh yang tidak baik. Makan terlalu kenyang, olahraga berlebihan, stres dan kurang tidur membuat radikal bebas di dalam tubuh berlebihan. Contohnya orang yang doyan dugem usai kerja dan pulang pagi, radikal bebas dalam tubuhnya bisa berlebih.
"Akibat lain dari radikal bebas yang berlebihan, DNA dalam sel pembuluh darah rusak. Terjadi penuaan dini dan muncul penyakit diabetes, serangan jantung, kanker dan sebagainya." Tutur Dr. Samuel.
Memang, radikal bebas tidak dapat dihindari. Ketika kita bernapas, pelepasan radikal bebas dapat terjadi, tetapi dapat diminimalisasi pelepasannya. "Makanya olahraga jangan sampai ngos-ngosan karena radikal bebas juga akan dilepaskan berlebihan." tambahnya.
Agar tidak menimbulkan dampak negatif, radikal bebas harus ditangkal. Caranya, melakukan pola hidup sehat dan bugar 5S, yaitu makan Sehat, berpikir Sehat, Istirahat Sehat, aktivitas Sehat, dan lingkungan Sehat.
Berpikir sehat dengan cara meminimalkan stres dan menjauhkan pikiran negatif yang dapat menguras energi dan pikiran. Untuk aktivitas, lakukan aktivitas fisik seperti olahraga secara rutin.
Lingkungan sehat dapat diupayakan dengan menghindari maupun meminimalkan paparan polusi. Istirahat juga harus tercukupi, Pola tidur 8 jam dengan waktu tidur tidak terlalu malam sebaiknya dipenuhi agar tubuh berkesempatan beristirahat dan meregeneasi sel.
TEPAT WAKTU
Untuk makan sehat ini, ada trik mudah dari Dr. Samuel. "Makan sehat sebaiknya memenuhi pola 4J, yaitu jumlah, jadwal, jenis dan jurus masak," paparnya.
Dalam hal jumlah, ingat - ingat saja timbangan berbentuk neraca. Neraca harus seimbang. Artinya, makanan yang masuk dan dibakar harus seimbang kalau Anda menginginkan tubuh sehat dan langsing.
Konsumsi makanan dalam jumlah berlebih sementara kalori yang dikabar sedikit, Akan menimbulkan obesitas. "Sebaliknya, makan kurang tetapi energi yang dibakar cukup banyak, tubuh bisa menjadi kerempeng. Tidak sehat, malah segaka penyakit akan datang," ucapnya.
Untuk jadwal, sebaiknya makan selalu tepat waktu. Jangan terlewat. "MAkan sesuai kebutuhan dengan jadwal makan tiga kali seharus plus dua kali kudapan. Jangan menghindari makanan utama. Tidak menyantap makanan utama malah akan membuat metabolisme tubuh menurun," Lanjutnya.
J yang ketiga adalah Jenis. Pastikan memilih jenis bahan makanan dengan komposisi gizi seimbang yang terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Jenis karbohidrat yang dipilih adalah karbohidrat kompleks.
Mengapa harus yang kompleks ? Kalau karbohidrat sederhata yang dipilih, begitu dicerna, gula darah cepat naik. Saran terbaik adalah memilih karbohidrat tinggi serat atau kompeks seperti roti gandum maupun nasi merah. Sayur dan buah juga dapat menjadi sumber karbohidrat tinggi serat.
Komposisi lain dalam makanan adalah protein, yang dapat diperoleh dari hewani seperti ayam, ikan, putih telur, serta natabi seperti tahu, tempe, untuk lemak, pilih lemak sehat.
Vitamin dan Mineral dapat diperoleh dari buah dan sayur. Selain mengandung karbohidrat, buah dan sayur adalah sumber vitamin, mineral dan air.
Untuk jurus masak, sedapat mungkin memasak dengan cara direbus, dikukus, dipepes atau dipanggang. Kalaupun ingin menggunakan minyak, sebaiknya tidak untuk menggoreng sebab, minyak yang dipanaskan sudah rusak dan efeknya tentu saja tidak baik bagi kesehatan.


